Dari Abu Hurairah radhiyaAlllahu ‘anhu, bahawa suatu ketika Nabi SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya seraya bersabda;
“Telah datang kepada kamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan untuk berpuasa. Di bulan ini pintu-pintu syurga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup; sejahat-jahat syaithan dibelenggu. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalangi dari mendapatkan kebaikan (pahala) malam itu; bererti dia telah terhalangi untuk mendapatkan kebaikan yang banyak” (HR. Ahmad dan An-Nasa’ie disahihkan oleh Syu’aib al-Arnauth)
Dalam khutbah Baginda yang panjang sempena menyambut Ramadhan, RasululuLlah s.a.w bersabda antara lainnya;
“Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat...
#Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
#Muliakanlah orang tuamu,
#sayangilah yang muda,
#sambungkanlah tali persaudaraanmu,
#jaga lidahmu,
#tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
#Kasihilah anak-anak yatim,
....nescaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu
# Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu keranaa itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab seruan mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai kerana amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.
Punggung-punggungmu berat kerana beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjangkan sujudmu.
Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaranNya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang solat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.
Wahai manusia!
Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah s.a.w meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
(HR Ibnu Huzaimah)
No comments:
Post a Comment